Best Practise : “ Meraup Rupiah dari Usaha Laundry” - PNPM MANDIRI PERDESAAN ACEH TENGGARA
Headlines News :
Home » » Best Practise : “ Meraup Rupiah dari Usaha Laundry”

Best Practise : “ Meraup Rupiah dari Usaha Laundry”

Written By Unknown on Jumat, 11 April 2014 | Jumat, April 11, 2014


Bermula dari rasa bosannya sebagai seorang tukang cuci dari rumah ke rumah yang selama ini menjadi profesi dirinya  maka pada awal tahun 2013 oleh  ibu Desta membuka usaha Laundry nya secara kecil-kecilan dengan memberi nama usahanya “Awan Laundry”  dan ketika memulai usahanya hanya dengan bermodal awal satu buah mesin cuci ia mulai menjalankan usahanya, namun dilihat dari perkembangan dan penghasilan yang menarik maka ia ingin mengembangkan usahanya lebih lanjut.

Untuk itu Ibu Desta yang beralamat di kute /desa Purwodadi Kecamatan Badar untuk mengembangkan usahanya  ia dan beberapa teman-temannya membentuk suatu kelompok usaha yang di beri nama Kelompok “Mutiara Jaya ” dan ingin sekali mendapatkan modal tambahan untuk perkembangan usaha Laundrynya

Pada saat pembentukan kelompok ia dan temannya merasa bingung bagaimana caranya meminjam dana SPP dari kantor UPK
Setelah berkonsultasi dengan FK dan mendapat arahan sebaiknya  ibu Desta dan Teman-temannya  meminjam dana SPP PNPM yang ada di kantor UPK  kecamatan badar Saja. Dan tentang bagai mana syarat-syarat untuk mendapatkan pinjaman untuk penambahan modal dari Simpan pinjam perempuan (SPP) PNPM  maka mereka membuat proposal untuk pinjaman simpan pinjam perempuan (SPP) dan mengajukan pada kantor Unit Pengelola Keuangan (UPK) Kecamatan Badar
Tambahan  modal awal yang diinginkan tiadaklah terlalu besar dari simpan pinjam perempuan (SPP) yaitu sebesar Rp 2.000.000,-  saja dan dia berharap dana tersebut dapat mengembangkan usahanya lebih lanjut.
Tepat Pada tanggal 11 November 2013 lalu  kelompok “Mutiara Jaya” mendapat dana segar  dari SPP BLM TA.2013 sebesar Rp.15.000.000,- dan ibu Desta mendapat pinjaman sebesar Rp 2.000.000,-sebagai tambahan untuk usahanya tersebut.
Dengan  adanya tambahan modal  meningkatnya jumlah penduduk di kecamatan Badar maka ia dapat pula meningkat  permintaan terhadap  jasa Laundry dari usahanya tersebut   dari hari kehari jumlahnya terus bertambah hal ini menandakan bahwa usaha laudry ini memiliki prospek yang bagus dalam dunia usaha.
Dalam Proses menjalankan usaha laundry agar lebih maju ibu desta melakukan promosi dari pintu ke pintu di sekitar desanya .
Berkat usaha dan niatnya  yang sungguh pada saat ini usahanya telah menghasilkan keuntungan yang sangat mengjanjikan
proses awal kegiatan laundry dimulai dari pencucian  pakaian dengan menggukan deterjen khusus lalu proses pengeringan dan terakhir pengesetrikaan setelah itu pakai siap diantar kepada konsumen 
Kapsiltas dari usaha laundry  ibu Desta saat ini adalah 115 kg kain cucian  perbulan dengan harga upah perkilo cucian  Rp 7.000,-/kilo.Dalam usaha satu bulan ia bisa meraup uang sebesar Rp 800.000,- s/d Rp 900.000,-/perbulan setelah dipotong biaya operasional sebesar Rp 300.000 selama sebulan ia bisa mendapatkan keuntungan bersih antara Rp 500.000 s/d Rp 600.000,-/bulanrar   
    
Dengan keuntungan yang sangat menjanjikan Untuk menunjang usaha  ibu Desta  juga mempekerjakan ibu-ibu maupun para remaja yang mau bekerja untuk mendapatkan tambahan penghasilan dengan sistem penggajian secara harian . Untuk kedepan ibu Desta berharap  berharap  bahwa program SPP dari PNPM di kecamatan badar dapat membantunya dalam pemberian modal tambahan bagi usahanya sehingga ia dan rekan-rekan yang memiliki usaha yang sama dapat mengembangkan usaha lebih maju lagi sehingga kesejahteraan dapat diraih olehnya.
Dan banyak harapan dari para ibu-ibu yang masih membutuhkan modal dalam  mengembangkan usahan agar program simpan pinjam khusus perempuan ( SPP ) ini terus berlanjut dan berguna masyarakat.
Semoga program simpan pinjam khusus perempuan (SPP) ini tetap jaya.(fd 04/03/14)

Sumber  : Ibu Desta Yuhanawati
Pemilik usaha “Awan Laundry di kute /desa Purwodadi   kecamatan Badar – kab Aceh Tenggara..
Penulis :   Fadli
FK kec. Badar – kab. Agara
Share this article :

1 komentar: